Era teknologi 4.0 memungkinkan Anda untuk tidak sekedar menjadi penonton di perekonomian dunia. Bukan tidak mungkin, produk yang Anda buat bisa menembus pasar global. Tentunya, apabila produk Anda tersebut fungsional dan terus dijaga kualitasnya.

Untuk contoh, Anda bisa melihat banyak produk Indonesia yang mampu menembus pasar global, dengan jeli melihat peluang dan pasar. Bagaimana caranya?

Tentunya dengan memanfaatkan bisnis online, dan menjual produk Anda secara daring. Anda bisa memulai dengan membuat sebuah website untuk penjualan produk Anda, lalu melakukan campaign untuk brand awareness. Branding sangat penting, agar banyak yang mengetahui brand Anda, fungsinya beserta kualitasnya.

Setelah membuat website, selanjutnya memanfaatkan platform media sosial dan mulai melakukan campaign untuk memperkenalkan produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan Search Engine Optimation (SEO) di blog, atau website Anda agar mampu bersaing di kata kunci yang selanjutnya akan berkaitan langsung dengan keberhasilan penjualan produk Anda.

Dengan demikian, lima hal berikut ini perlu Anda pertimbangkan:

  1. Bagaimana cara menjalankan bisnis online
  2. Apakah bisnis tersebut sesuai dengan kemampuan dan passion Anda
  3. Apa saja langkah yang perlu Anda tempuh untuk menjalankan bisnis Anda
  4. Modal yang dibutuhkan
  5. Untuk memulai usaha Anda, bekerja sama dengan siapa saja di awal

Apabila lima hal tersebut diperhatikan lebih dulu sebelum memulai, maka Anda sudah siap untuk mempertimbangkan bagaimana selanjutnya bisnis Anda akan dibawa.

Untuk pertanyaan pertama, ini bisa Anda dapatkan dengan pengalaman, bertanya dengan orang yang sudah ahli dan punya pengalaman. Sedangkan, menjawab pertanyaan nomor dua, maka produk yang Anda buat atau pasarkan, mesti sesuai dengan passion Anda. Bila Anda tidak begitu menyukai masalah pengobatan, maka berjualan obat-obatan baik herbal maupun kimia, tentunya tidak cocok dilakukan.

Pertanyaan nomor tiga, bisnis online tentunya dimulai dengan mempersiapkan apa produk yang akan dipasarkan, nama brandnya, logo, website dan hal pendukung lainnya. Terkait nama brand dan logo, Anda bisa memilih nama brand yang mudah diingat, tidak rumit, bukan singkatan dari susunan huruf yang sulit dan sebagainya. Sedangkan logo, bila Anda memiliki kesulitan di bidang itu, maka Anda bisa bekerja sama dengan desainer logo agar mendapatkan logo yang sesuai dengan keinginan Anda dan memiliki value yang mampu menjual produk Anda.

Terkait modal, tentunya disesuaikan dengan modal pembuatan produk, pemasaran, campaign, iklan dan sebagainya. Terakhir, akan bekerja sama dengan siapa saja Anda untuk memulai produk tersebut? Jawabannya, ada banyak misalnya berbagai influencer, advertiser dan sebagainya. Selanjutnya, Anda bisa mempertimbangkan berbagai produsen lain yang saling membutuhkan dengan produk Anda.

Belajar dari Pengusaha yang sudah Sukses

Tentunya, akan sulit bagi Anda untuk memulai suatu usaha atau hal apapun, tanpa ada contoh seseorang atau perusahaan yang sudah sukses. Salah satu contoh yang akan dijadikan pertimbangan misalnya brand pomade clay rambut kekinian, Thug Clay. Untuk melihat bagaimana Thug Clay ini, Anda bisa berkunjung ke situsnya, pelurusrambut.com.

Dimulai dari pemilihan nama dan logo, brand ini memilih nama Thug Clay yang tentunya sangat easy listening, mudah diingat dan stuck di kepala. Logonya juga unik, seperti yang bisa Anda lihat di bawah ini.

Thug Clay

Setelah brand dan logo selesai, website untuk memasarkan produk secara online juga dibuat. Kemudian, giliran menggaet pihak lain yang saling membutuhkan dengan produk ini. Misalnya barber atau tempat cukur rambut lelaki, juga dengan “menitipkan” produk di sejumlah online shop yang ternama, seperti Tokopedia, Bukalapak dan sebagainya.

Hasilnya, dengan demikian dalam berapa waktu, brand ini berhasil memiliki banyak pelanggan dan mampu menggaet pelanggan baru terus menerus. Ribuan produknya terjual dalam waktu satu bulan, dan menjadi populer. Hasilnya, tentu keuntungan besar bagi perusahaan.

Tapi, tentu semuanya butuh proses. Brand yang berdiri sejak awal 2017 ini terus menjaga konsistensi dan eksistensinya, sehingga mampu meraih kesuksesan seperti saat ini. Anda bisa juga menemui ownernya, Ammar Mandili yang masih berusia 19 tahun untuk mempelajari apa saja yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kesuksesan serupa.

Tentunya, salah satu contoh pebisnis online yang sukses memasarkan produknya seperti yang diulas di atas, bisa menjadi referensi sekaligus pemberi motivasi untuk Anda memulai usaha Anda di dunia maya.