Tidak selamanya mainan terbaik itu harus beli. Banyak kok bahan-bahan bekas yang bisa digunakan untuk beragam permainan anak usia dini. Manfaatnya bisa meningkatkan kreativitas si kecil sekaligus membuat ia lebih bisa menghargai lingkungan sekitar. Inilah 5 permainan yang menggunakan bahan-bahan bekas dan gratis.

  1. Gunakan Botol Plastik

Apa yang Anda pikirkan ketika melihat tumpukan botol plastik hanya teronggok di ruangan? Sebagian besar orang berpikir untuk segera membuang ke tempat sampah. Ada pula yang menjual kembali untuk mendapatkan nilai komisi. Padahal, botol plastik bisa dijadikan mainan untuk si kecil.

Banyak permainan yang bisa Anda wujudkan hanya dengan menggunakan botol plastik. Misalnya permainan pesawat-pesawatan. Ajak si kecil untuk menjadi pengemudi pesawat terbang yang meluncur di udara. Sedangkan Anda berperan sebagai pemandunya. Bisa pula dengan mengubah botol plastik jadi robot-robotan untuk menciptakan permainan baru.

  1. Gunakan Kain Perca

Di dunia mode, khususnya untuk kalangan mancanegara, saat ini memang lagi trennya busana dengan bahan kain perca. Tapi di Indonesia masih jarang yang mengguanakannya. Daripada dibuang percuma, manfaatkan untuk dijadikan mainan. Anak-anak biasanya suka dengan main boneka dan sejenisnya.

Bikin boneka dengan balutan kain perca itu cukup mudah. Caranya dengan menambahkan kapas ke dalam kain perca yang Anda jahit. Boneka itu bisa Anda bentuk sesuka si kecil. Misalnya tokoh kartun Winnie the Pooh atau Mowgli. Cukup kasih nama saja. Tidak perlu persis bentuknya. Biar si kecil berimajinasi seolah-olah tengah bermain dengan tokoh favorit.

  1. Gunakan Kertas Tak Terpakai

Apakah di rumah Anda banyak kertas yang tak terpakai? Manfaatkan untuk bikin aneka permainan anak usia dini. Banyak aneka permainan yang bakal di sukai si kecil. Misalnya main corat-coret bebas dengan pensil. Permainan ini bisa membantu si kecil mengekspresikan daya kreatifnya dengan membuat pola-pola dalam gambar.

Bisa pula dengan main origami. Meski si kecil belum begitu cekatan, tapi ia cepat atau lambat bakal bisa mengikuti gerakan Anda. Ada pula permainan lain seperti bikin bola-bola kecil untuk main sepak bola di lapangan mini. Dalam pengembangannya, bisa Anda kreasikan sendiri. Pasti si kecil suka.

  1. Gunakan Kayu yang Tak Terpakai

Sudah pernah melihat permainan menyusun balok jadi menara? Kalau Anda pakai kayu bekas, tidak perlu lagi beli balok-balok di toko mainan. Memang sih butuh waktu cukup lama untuk membuatnya. Namun hasilnya sepadan dengan balok-balok mainan yang umumnya ada dalam pendidikan PAUD atau TK.

Selain main susun balok, kayu yang tak terpakai juga bisa dibentuk menjadi mobil-mobilan sederhana. Si kecil pasti suka ketika mengamati putaran rodanya. Hanya saja, perlu bahan lain untuk membuat mobil-mobilan seperti bambu kecil untuk menghubungkan roda satu dengan lainnya.

  1. Gunakan Sedotan yang Tak Terpakai

Sebelum menggunakan sedotan tak terpakai, alangkah baiknya cuci dulu hingga bersih. Kemudian bikin permainan seperti main sambung-menyambung sedotan. Biar lebih mudah, runcingkan dulu ujung sedotannya. Nanti, bila si kecil berhasil menyambung sedotan hingga panjang, beri apresiasi dengan hadiah yang ia sukai.

Ada lagi permainan yang bisa Anda kembangkan hanya dengan bermodalkan sedotan bekas. Pernah terpikir bikin candi-candian dengan sedotan? Tekniknya sama kok dengan bikin candi-candian pakai tangkai daun singkong. Bahkan lebih kukuh. Hanya saja Anda perlu banyak sedotan untuk membuat candi yang agak besar.

Bila kita mampu memanfaatkan barang bekas, sebetulnya banyak sekali permainan yang bakal tercipta. Inti untuk membuat permainan baru adalah kreativitas. Permainan anak usia dini selalu mampu memberikan dorongan agar si kecil selalu kreatif. Bahkan ketika Anda mendampinginya juga akan memperoleh manfaat yang kurang lebih sama.