Aqiqah Anak Sholeh – Dalam perspektif seseorang memandang anak begitu penting dalam kehidupan. apabila kita tidak dianugrahi seorang anak, maka akan hilang semua makna kebahagiaan dalam hidup. Sehingga segala ungkapan rasa bahagia tiada hingga disematkan pada saat sosok mungil nan lucu terlahir di hadapan. Anak merupakan anugerah, dan anak juga merupakan harta tiada tara, anak ialah belahan jiwa dan lain sebagainya. Begitulah para orang tua menilai kehadiran anak yang berujung pada kesadaran untuk mensyukurinya. Akan tetapi Islam tidaklah menghendaki kebahagiaan itu menjadikannya lupa akan arti lain dari kehadiran anak sampai akhirnya kebahagiaan tersebut berubah menjadi petaka kerena kurangnya kesadaran untuk melihat anak dari sudut pandang yang lain. Maka dari itu, sebaiknya kita sama-sama bisa cermati apa saja kedudukan anak bagi orang tuanya.

Aqiqah Hemat Di TangerangUntuk anda yang berada di kota Tangerang dan sekitarnya seperti jakarta barat, jakarta selatan. Serta Benda, Ciledug, Cipondoh, Selong, Kramat Pela, Gundaria Utara, Cengkareng, Grogol, Tambora. Akan lebih mudah untuk melaksanakan aqiqah, karena sekarang sudah tersedia jasa aqiqah untuk wilayah tersebut. Untuk anda yang ingin menggunakan jasa aqiqah tersebut bisa hubungi NO WhatsAPP : 0822 9778 2287 – 0813 1188 2287

Doa Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Ada sebuah hadist yang di riwayatkan oleh Hr Bukhary.“Saya mempunyai seorang anak yang baru terlahir didunia, selanjutnya saya serahkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya (mengunyahkan kurma kemudian menyuapkan ke mulut bayi) dengan kurma, kemudian beliau mendo’akannya dengan keberkahan, selanjutnya beliau mengembalikannya kepad saya.” ( Hr Bukhary )

Berdasarkan hadits di atas, disebutkan bahwa Nabi menyampaikan do’a keberkahan untuk sang bayi tanpa menyebutkan redaksi khusus. Dengan demikian, redaksi do’a untuk sang bayi baru lahir diserahkan sepenuhnya kepada kita disesuaikan dengan kemampuan serta bahasa masing-masing. oleh karena itu kenapa kita tidak  memakai salah satu  do’a untuk bayi baru lahir.

Pengertian  Aqiqah

Menurut bahasa, “Aqiqah” artinya memotong. Karena dalam aqiqah ada pemotongan hewan. Untuk itu, berdasarkan tinjauan bahasa, aqiqah seyogyanya indentik dengan pemotongan atau penyembelihan hewan. Sebagian yang lain mengatakan bahwa aqiqah itu arti asalnya adalah Rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu.Oleh karena itu salah satu prosesi aqiqah ialah mencukur rambut bayi. Sembelihan Kambing (Domba) dengan niat mendekatkan diri kepada Allah,sebagai ungkapan rasa syukur atas anugerah yang tiada tara dengan lahirnya buah hati tercinta, meliputi pemotongan domba dengan kualitas yang bagus sesuai dengan kemampuan, memberikan nama bayi yang sesuai, memotong rambut bayi, serta memberi sedekah dengan emas/perak seberat rambut bayi yang dipotong tadi.

Hukum Aqiqah Menurut Ulama

Kebanyakan ulama berpendapat bahwa hukum aqiqah ialah Sunnah Muakkadah (Sunnah yang sangat utama). Sehingga para ulama menganjurkan para orang tua untuk dapat menunaikannya.

Hikmah Aqiqah

Syaikh Abdullah nashih Ulwan pernah menyebutkan beberapa hikmah aqiqah, berikut adalah hikmah aqiqah menurut beliau berikut:

  • Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW

  • Terlindung dari gangguan syaitan.

  • Tebusan’ yang berfungsi syafaat bagi kedua orang tuanya kelak pada hari perhitungan.

  • Aqiqah sebagai sarana menampakkan rasa gembira dalam melaksanakan syari’at Islam & bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah SAW pada hari kiamat.

  • Aqiqah akan memperkuat ukhuwah diantara masyarakat.

Itulah beberapa hikmah aqiqah menurut para ulama, jadi untuk kita para umat islam sangatlah di anjurkan untuk melakukan Aqiqah karena banyak sekali manfaat yang bisa kita dapatkan.