Ketika sudah masuk bulan-bulan akhir jelang kelahiran, janin akan aktif bergerak. Kadang kepala tidak mengarah ke bawah. Posisi itu yang dinamakan sungsang. Alhasil, perlu operasi caesar untuk mengeluarkannya dari rahim. Biar hal tersebut tidak terjadi, lakukan 5 gerakan senam ibu hamil ini. Minimal bisa memperkecil kemungkinan bayi lahir sungsang.

  1. Lakukan Gerakan Squat Melahirkan

Khusus untuk ibu hamil, gerakan ini tidak memerlukan lompatan. Cukup lakukan gerakan jongkok dengan kaki terbuka lebar. Kalau bisa, lebih lebar dari bahu. Kemudian letakkan tangan Anda di depan dada sebagaimana orang yang lagi berdoa. Nah, fungsi siku Anda adalah sebagai penahan bukaan kaki. Sebisa mungkin lakukan selama 30 detik per gerakan.

Sebetulnya, gerakan senam ini sudah Anda lakukan jauh-jauh hari sebelum melahirkan. Tujuannya agar badan lebih siap. Sebab, ketika usia kehamilan bertambah, bebannya juga bertambah. Alhasil, Anda harus bersandar dulu untuk menerapkan gerakan senam ini. Cukup mudah, bukan?

  1. Posisikan Dada ke Lutut

Gerakan senam selanjutnya menitikberatkan pada bagian lutut. Mula-mula, silakan Anda berbaring rileks dengan lutut tertekuk ke atas. Kemudian letakkan dua tangan Anda sejajar di sebelah tubuh. Jangan lupa ambil napas dalam-dalam untuk mengalirkan oksigen ke setiap titik darah Anda. Rasakan hingga tubuh betul-betul rileks.

Secara perlahan, naikkan perut Anda. Kemudian tahan sebentar saja. Ketika turun, iringi dengan membuang napas secara perlahan dan teratur. Lakukan gerakan ini minimal 10 kali sehari. Gerakan senam ini sangat diprioritaskan untuk Anda yang sudah memasuki usia trimester kedua. Sedangkan yang masuk trimester ketiga, sebaiknya lakukan dengan hati-hati.

  1. Gerakan Memiringkan Panggul

Gerakan senam ibu hamil ini cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu berbaring telentang dengan posisi panggul agak terangkat. Lalu tempatkan bantal persis di bawah inggul. Lakukan gerakan menekuk lutut dan tahan selama 10 menit. Kalau tidak mencapai durasi 10 menit tidak apa-apa. Khususnya untuk Anda yang baru memulai.

Akan lebih baik jika gerakan ini Anda lakukan kurang lebih 3 kali sehari. Alangkah baiknya jika senam ini Anda terapkan sebelum makan, yakni saat perut masih dalam keadaan kosong. Kalau tidak, bisa ambil momen saat si kecil di dalam perut tengah bergerak secara aktif. Dengan kata lain, tidak hanya Anda yang senam, tetapi si bayi pun ikut merasakannya.

  1. Gerakan Mengangkat Panggul

Sama seperti gerakan sebelumnya. Mula-mula, Anda berbaring dulu. Kemudian iringi dengan menekuk lutut ke atas. Kemudian letakkan dua tangan Anda secara sejajar di sebelah tubuh. Untuk mengatur ritme setiap gerakan, ambil napas dalam-dalam. Lalu secara perlahan, naikkan perut dan tahan selama beberapa saat.

Turunkan seraya membuang napas secara perlahan. Alangkah baiknya jika gerakan ini Anda lakukan selama 10 kali dalam sehari. Ketika mengambil napas, harap keadaan perut menggembung. Sedangkan saat membuangnya, perut mengempis. Soalnya kebanyakan justru melakukan teknik pernapasan sebaliknya.

  1. Lakukan Pose Downward

Gerakan senam ini juga bisa merangsang bayi agar memosisikan kepalanya ke bawah. Senam ini mirip dengan orang yang lagi bersujud. Hanya saja bagian lutut tidak boleh sampai menyentuh lantai atau matras. Bagian bokong serta perut juga perlu diangkat ke atas. Sedangkan untuk kaki dan telapak tangan wajib menyentuh lantai.

Lakukan gerakan ini kurang lebih selama 1-2 menit. Kemudian iringi dengan menghirup serta menghela napas saat Anda berada pada posisi downward. Kalau letih dan pusing, tidak apa-apa istirahat sebentar.

Biar gerakan senam ibu hamil di atas dampaknya lebih optimal, dampingi dengan seorang praktisi. Kalau ingin lebih antusias lagi, ajak ibu-ibu lain yang juga hamil untuk menerapkan gerakan senam tersebut. Pada awalnya, untuk menerapkan gerakan senam di atas memang cukup sulit. Tapi kalau sudah terbiasa, rasanya pasti lebih nyaman.