5 Fakta Mengenai Christoper Colombus yang Anda Tidak Ketahui

  • Whatsapp
Christoper Colombus

Christoper Colombus merupakan seorang navigator dan penjelajah asal Italia yang lahir antara tanggal 25 Agustus atau 31 Oktober 1451. Sebagai seorang penjelajah, ia melakukan pelayaran melintasi Samudra Atlantik dan membuka jalan bagi eksplorasi dan kolonisasi Eropa yang meluas di Amerika.

Dikenal sebagai seorang penjelajah yang menemukan Benua Amerika, Christoper Colombus memiliki fakta yang kemungkinan tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Berikut ini terdapat 5 fakta mengenai Christoper Colombus yang perlu Anda ketahui, antara lain:

1. Nama Asli Christoper Colombus

Christoper Colombus

Kita mengenal penjelajah ini dengan nama Christoper Colombus, tetapi nama asli Christoper yaitu Christoforo Colombo. Nama asli Christoper berasal dari Genoa, Italia, tempat kelahiran dari Christoper Colombus.

Selain itu, bahasa-bahasa lain juga kerap mengubah namanya menjadi sedikit berbeda dengan nama aslinya, yakni Cristobal Colon berasal dari negara Spanyol dan Kristoffer Kolombus berasal dari Swedia.

2. Mencari Keuntungan Serta Kemahsyuran

Christoper Colombus

Fakta yang satu ini berkaitan pada saat ia melakukan penjelajahan. Pada saat itu, para pedagang Eropa menghadapi sebuah tantangan ketika Kekaisaran Konstatinopel telah kalah dan jatuh ke Kerajaan Ottoman Turki di tahun 1453.

Dalam menghadapi tantangan tersebut, Colombus mengusulkan untuk menjelajah melalui Samudra Atlantik daripada melalui pesisir Afrika, sebab lingkar bumi tidak sebesar yang dibayangkan, jadi dinilai akan lebih mudah. Selain itu, ia juga menyampaikan tujuan dari menjelajah untuk memperluas kekuasaan dan menjadi gubernur disetiap daerah yang ditemukan.

3. Melakukan Pelayaran Berdasarkan Asumsi Pribadi

Christoper Colombus

Penjelajahan yang dilakukan oleh Colombus bermodalkan dugaan dan asumsi, karena pada saat itu ukuran bumi belum dipastikan, sehingga colombus melakukan perhitungan dengan menggabungkan dua metode yang ada pada saat itu, yaitu antara metode filsuf Yunani Poseidonius dan metode dari orang-orang Arab dari abad pertengahan.

Perhitungan keduanya memiliki perbedaan, tetapi Colombus menganggap keduanya sama dan menggabungkan kedua metode tersebut. Setelah itu, Colombus kerap memberikan pernyataan ke pendukungnya agar mempercayainya, serta kapal-kapal kayu yang dibuat oleh Colombus akan mencapai ke Jepang dari Spanyol dalam waktu 30 hari.

4. Nama Kapal yang Unik

Christoper Colombus

Sekitar abad pertama, kebanyakan orang di beberapa negara Eropa akan memberikan nama yang terinspirasi dari orang suci, seperti Santo atau Santa yang berasal dari Gereja Katolik. Namun, Colombus pada saat itu tidak mengikuti kebanyakan orang.

Hal ini terlihat dari nama yang diberikan Colombus ke kapal-kapalnya. Kapal pertama bernama Pinta, kapal lainnya bernama Santa Clara yang memiliki julukan Nina, dan Santa Maria dengan sebutan La Gallega.

5. Rencana Pelayaran Colombus Ditolak oleh Tiga Negara

Christoper Colombus

Dalam melakukan pelayaran ke beberapa benua, ternyata Colombus banyak menghadapi beberapa hal yang tidak berjalan mulus. Sebab selama hampir satu dekade, Colombus meminta pembiayaan untuk rute perjalan laut ke Barat munuju Asia kepada raja-raja di Eropa seperti Portugal, Inggris, dan Perancis.

Namun, ketiga kerjaan tersebut menolak dan tidak mendukung perjalanan laut yang akan dilakukan Colombus, karena dinilai memakan waktu yang lama dan memakan biaya yang cukup banyak. Akhirnya, Kerajaan Spanyol bersedia membiayai Colombus, sehingga ia menemukan Amerika, meskipun kebenaran soal Colombus menemukan Benua Amerika masih menjadi kontroversi.

Itulah fakta-fakta yang mungkin kebanyakan orang tidak mengetahuinya terkait dengan penjelajahan Christoper Colombus hingga nama asli dari Colombus. Berdasarkan ulasan diatas, bagaimana menurut Anda mengenai fakta terkait Christoper Colombus?

Related posts